Skip to main content

Peraturan Umum Dalam Lomba Lempar Lembing




Siluet Lempar Lembing
Peraturan Umum Dalam Lomba Lempar Lembing
Tentang lemparan 
-Lembing harus dipegang pada tempat pegangan.
-Lemparan dianggap sah bila mata lembing menancap atau menggores tanah di sektor lemparan.
-Lemparan tidak sah bila sewaktu melampar, atau garis 1,5 meter menyentuh tanah di depan lengkung lemparan.
-Sekali mulai melempar, tidak boleh memutar badan sepenuhnya, sehingga punggung menghadap ke arah lengkung lemparan.
-Lemparan harus dibuat lewat di ata bahu.
-Jumlah lemparan yang diperoleh adalah sama seperti pada tolak peluru dan lempar cakram.
-Peserta boleh melakukan lemparan 3 kali. Penilaian diambil yang terjauh.
Tentang larangan yang tidak boleh dilakukan oleh atlet lempar lembing saat berlomba (Diskualifikasi)   
Setiap atlet berhak melempar sebanyak 3 kali. Lemparan dilakukan dengan menggunakan satu tangan. Atlet akan didiskualifikasi karena hal-hal berikut:
-Lembing tidak dipegang pada pembalutnya.
-Setelah dipanggil 2 menit belum melempar.
-Menyentuh besi batas lemparan sebelah atas.
-Setelah melempar keluar lewat garis sektor lempar.
-Lembing jatuh di luar garis sektor lempar.
-Ujung lembing tidak membekas pada tanah.
Kata Kunci yang berhubungan dengan Lempar Lembing:
Peraturan Umum Dalam Lomba Lempar Lembing
Teknik Dasar Lempar Lembing
Ukuran Lapangan Lempar Lembing Standar Internasional
Ukuran Tongkat Lempar Lembing
Sejarah Lempar lembing
Pengertian Lempar Lembing

Buka Komentar
Tutup Komentar